Keluarga Ari si Kulit Ular Tak Tahu Cara Daftar BPJS Kesehatan

Ari si kulit ular belum menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan

oleh Benedikta Desideria diperbarui 29 Sep 2014, 08:00 WIB
Ari Wibowo remaja Asal Tangerang yang memiliki kelainan kulit (Foto: Nurcholis Anhari Lubis lewat Daily Mail)

Liputan6.com, Jakarta Ari Wibowo yang dikenal sebagai Ari si Kulit Ular karena memiliki kelainan kulit pada sekujur tubuhnya sehingga super kering dan mengelupas mirip kulit ular, ternyata belum menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan. Ari yang merupakan remaja warga Pondok Pucung, Tangerang, selama ini melakukan pengobatan terhadap penyakitnya menggunakan salep yang menggunakan dana pribadi maupun donasi masyarakat.

"Selama ini sih tetangga nyuruh daftar, tapi kayaknya ribet ya," terang Masnah, nenek Ari si kulit ular kepada Health-Liputan6.com ditulis Sabtu (27/9/2014).

Ketika ditanya lebih lanjut tentang asuransi kesehatan nasional ini, Masnah pun mengaku tak mengerti banyak.

"Kalau ribet ngurusnya, daftarnya, males," ujarnya disertai derai tawa.

Padahal biaya yang dikeluarkan untuk membeli salep, obat tetes mata dan obat tetes telinga tak sedikit. Menurut Masnah, paling tidak butuh biaya dua juta rupiah untuk membeli obat-obatan tersebut.

JKN dari BPJS Kesehatan seyogyanya mampu membantu pembiayaan pengobatan medis Ari si kulit ular karena kemampuan finansial keluarganya yang terbatas. Ibu Ari hanya bekerja sebagai asisten rumah tangga dan nenek kakek berjualan toko kelontong. (*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya