Berlebihnya Aktivitas Fisik Juga Bisa Akibatkan Radang Sendi

Tidak banyak yang tahu bahwa peradangan sendi lutut dapat menyebabkan kecacatan.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 21 Agustus 2014, 15:00 WIB
Lari bagi penyandang obesitas dapat berisiko sakit sendi di lutut

Liputan6.com, Jakarta Selama ini peradangan sendi lutut atau osteoartritis sering dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Padahal, gaya hidup yang salah juga bisa menyebabkan munculnya peradangan sendi akibat kerusakan atau penipisan tulang rawan sendi ini.  

Faktor lain yang bisa menyebabkan radang sendi menurut Ahli Bedah Ortopedi Dr Chin Pak Lin, dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura, juga bisa akibat berlebihnya aktivitas fisik yang melibatkan sendi dan tulang rawan.

Jadi, meski aktivitas fisik bisa menyehatkan, tetapi bila kelebihan bisa mempercepat terjadinya peradangan sendi lutut. Bila dibiarkan kondisi ini bahkan bisa menyebabkan kecacatan.

"Latihan ringan seperti berjalan telah terbukti mampu melindungi osteoarthritis. Namun, kurang olahraga atau bahkan terlalu banyak berolahraga pun dapat mempercepat terjadinya keausan lutut," kata Pak Lin saat melakukan bincang santai dengan sejumlah wartawan di Remboelan, Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Seorang atlet, kata Pak Lin lebih mungkin untuk mengalami kondisi ini lebih cepat, bila dibandingkan dengan yang non-atlet. "Atlet sepak bola, lari jarak jauh, angkat berat, dan gulat memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena osteoarthritis lutut dan pinggul," katanya menambahkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya