IHSG Bakal Tertekan, Delapan Saham Layak Dipertimbangkan

Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan sulit kembali naik pada perdagangan saham menjelang akhir pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Agustus 2014, 07:20 WIB
(Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak di zona merah menjelang akhir pekan. Hal itu karena kekuatan IHSG untuk naik kembali sedikit berkurang.

IHSG melemah 12,72 poin atau 0,24 persen ke level 5.155,54 pada perdagangan saham Kamis 14 Agustus 2014. Hal itu didorong dari aksi jual pelaku pasar domestik sehingga menekan indeks saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, pola pergerakan IHSG mengalami masa koreksi sehat pasca melakukan dua kali lompatan. Fase konsolidasi sedikit telah bergeser menunjukkan IHSG masih berada jalur uptrend dalam jangka panjang.

"Support saat ini berada di level 5.131 akan cukup kuat bertahan selama dana asing masih terus masuk," ujar William, dalam ulasannya, Jumat (15/8/2014).

Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak melemah di level 5.135-5.172 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Widjanarko mengatakan, pelaku pasar akan kembali bergairah untuk membeli saham berkapitalisasi besar dan lapis kedua sehingga membuat indeks saham dapat kembali menguat menuju di atas 5.165. Dengan mencapai level itu mendorong IHSG mencapai all time high di kisaran 5.250.

"IHSG akan berada di level support 5.145-5.095-5.077-5.020 dan level resistance 5.250-5.350," kata Yuganur.

Rekomendasi Saham

Yuganur memilih sejumlah saham yang dapat pertimbangan pelaku pasar pada akhir pekan ini. Saham-saham itu antara lain PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

"Rekomendasi beli untuk empat saham itu," kata Yuganur.

PT Sinarmas Sekuritas memilih saham-saham yang dapat diperhatikan seperti saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Kawasan Jababeka Tbk (KIJA).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Adaro Energy Tbk untuk diperhatikan pelaku pasar saham. Menurut Yuganur, proses kenaikan minor dalam perbaikan jangka menengah akan terimbas pullback koreksi minor untuk meredakan keadaan jebuh beli harian.

Namun hal ini bisa dilihat sebagai kesempatan akumulasi untuk kembali naik. "Rekomendasi beli dengan trading target Rp 1.335," kata Yuganur.

Ia merekomendasikan masuk saham Adaro di level pertama Rp 1.285, level kedua Rp 1.265, dan cut loss point Rp 1.225. (Ahm/)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya