Liputan6.com, Jakarta - Suara anak-anak saling bersahutan memanggil orangtuanya. Mereka memanggil sembari menunjuk salah satu mainan yang terpajang di pinggir jalan.
"Mama-mama itu bagus, mau tembakan ayo," rengek seorang anak kecil berkemeja kotak-kotak putih kepada ibunya sambil menarik ujung baju sang bunda.
Tembakan bukanlah mainan pertama yang dibeli bocah berusia 8 tahun bernama Ardi itu. Ibunya Maria tampak sudah menenteng 2 kantong plastik hitam berisi mainan lain.
Maria dengan sabar mengikuti ke mana arah Ardi menariknya. Pertama, bocah berambut lurus itu melihat-lihat pistol mainan yang dipajang di luar. Tak puas dengan ukurannya, Ardi berjalan lebih ke dalam.
Di situlah dia menemui pistol mainan ukuran besar. Seketika Ardi memanggil ibunya yang masih menunggu di luar sambil memperhatikan anaknya. Ardi bersikeras ingin senapan mirip AK-47 lengkap dengan laser. "Itu Rp 120 ribu harganya," kata pedagang.
Tawar-menawar pun terjadi. Melihat sang anak yang terus merengek, sang ibu pun memenuhi keinginan anaknya itu. Pistol mainan berukuran besar itu akhirnya dibeli dengan harga Rp 100 ribu.
Kondisi semacam itu banyak ditemukan di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Pasar yang terkenal menjual berbagai mainan dengan harga murah itu selalu diserbu anak anak, terutama usai Lebaran seperti sekarang.
Berbagai macam mainan ada di sana. Mulai boneka, pistol mainan, segala macam mainan remote control (RC), lego, action figure (karakter tokoh), mobil-mobilan, otopet, bahkan mobil bertenaga aki.
Harga yang jauh lebih murah dibanding harga toko salah satu alasan para pembeli rela berpanas-panasan belanja mainan.
Hal ini juga dilakukan Sultan. Bapak 3 anak ini sengaja datang ke Pasar Gembrong untuk membeli beberapa mainan untuk ketiga anaknya sebagai hadiah Lebaran. Harganya yang jauh lebih murah dibanding di mal membuat karyawan swasta sebuah perusahaan di kawasan Sudirman, Jakarta ini lebih memilih Pasar Gembrong untuk berbelanja.
"Jauh harganya. Kalau di mal yang harganya satu jutaan, di sini cuma Rp 450 ribu. Pokoknya kalau memang niat belanja mainan pasti ke sini," kata Sultan saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (2/8/2014).
Sultan beserta istrinya memborong 4 mainan sekaligus. 2 Untuk kedua anak laki-lakinya yang berusia 5 dan 9 tahun, 2 untuk anak perempuannya yang berusia 12 tahun. Tak tanggung-tanggung, seluruhnya senilai Rp 1 juta.
"Nggak sering sih. Cuma ini pas puasa dan Lebaran. Jadi hadiah puasa full sama Lebaran. Biar senang saja," pungkas Sultan.
Baca juga:
Biar Panas-Macet, Warga Pilih Beli Mainan di Luar Pasar Gembrong
Jokowi-JK Bakal Perbaiki 5 Ribu Pasar Tradisional
Pedagang Minta Jokowi Jaga Pasar Tradisional
Advertisement
(Sss)