Barcelona dan MU Saling Sikut Demi Gaet Bek Jerman

Nilai jual Hummels bisa melebihi 30 juta euro.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 09 Juli 2014, 09:11 WIB
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (belakang) terpaku menyaksikan selebrasi Mats Hummels usai mencetak gol kedua buat Jerman di babak penyisihan Piala Dunia 2014 Grup G di Fonte Nova Arena, Brasil, (16/6/2014). (AFP PHOTO/Patrik Stollarz)

Liputan6.com, Belo Horizonte: Barcelona dan Manchester United saling sikut demi mendapatkan bek tangguh milik Borussia Dortmund, Mats Hummels. Barcelona dan MU terus memantau performa Hummels di Piala Dunia 2014.

Seperti diketahui, Los Blaugrana (sebutan Barcelona) sedang mencari rekan baru untuk Gerard Pique di lini pertahanan. Setelah ditinggal sang kapten, Carles Puyol yang sudah merasa tidak pantas memperkuat tim, Barcelona belum menemukan penggantinya.

Sementara itu, MU juga sedang mencari satu bek tengah yang tangguh untuk menjadi tembok di lini belakang. United mencari pemain yang bisa menggantikan peran Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand. Kedua bek senior itu sudah meninggalkan Stadion Old Trafford.

Kini, radar kedua klub besar di dunia itu mengarah ke Hummels. Usia masih 25 tahun serta berpostur 192 cm membuat Barcelona dan MU tertarik untuk merekrut Hummels. Demikian diberitakan Football Espana.

Postur yang besar membuat bek yang lahir pada tanggal 16 Desember 1988 itu sulit dilewati pemain lawan. Terlebih lagi, Hummels juga sering mencetak gol ketika sedang membantu serangan tim yang dibelanya. Buktinya, dia sudah mencatatkan 20 gol dari 227 laga bersama Dortmund sejak musim 2007-08.

Harga Hummels pun bisa melebihi klausul kontraknya menyusul performa ciamik bersama Jerman di Piala Dunia 2014. Kini, nilai transfernya bisa melebihi angka 30 juta euro (Rp 478 miliar) Kontrak Hummels dengan Dortmund akan berakhir hingga tahun 2017.

Baca Juga:
Misteri Belo Horizonte di Balik Kekalahan Brasil 1-7 dari Jerman
Brasil dan Kutukan Piala Konfederasi
The Simpson Sudah Prediksi Neymar Cedera

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya