Liputan6.com, Medan - Masyarakat muslim Indonesia selalu mempunyai cara-cara unik salam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Seperti yang dilakukan warga Medan, Sumatera Utara saat menunggu waktu buka puasa. Mereka mengisi waktu ngabuburit sambil memainkan meriam bambu.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (8/7/2014), meriam bambu atau meriam long merupakan salah satu permainan tradisional yang masih menjadi favorit saat bulan puasa.
Dengan mengandalkan sebatang bambu sepanjang 2 meter dan bahan bakar minyak, meriam bambu sudah bisa digunakan. Anak-anak terlihat terampil membuat meriam bambu dengan peralatan seadanya.
Agar menghasilkan bunyi letupan mirip meriam sebenarnya, bambu dilubangi kecil menggunakan sebilah pisau. Lubang itu digunakan sebagai pemicu ledakan. Kemudian minyak tanah yang sudah terisi ke dalam bambu, disulut melalui lubang kecil tersebut.
Hasilnya, ledakan pun hampir menyerupai bunyi meriam sungguhan. Kendati bukan permainan yang bersifat kompetisi, masing-masing pemain berlomba-lomba menghasilkan suara yang paling menggelegar.
Makin banyak pemain akan semakin seru dentuman suara yang dihasilkan. Terlebih jika dimainkan di tanah lapang yang menggema.
Namun karena tergolong permainan berbahaya, memainkan meriam bambu sebaiknya di bawah pengawasan orang dewasa. Dalam memainkannya juga jangan diarahkan ke orang atau pemukiman. Agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga:
Ngabuburit Seru Warga Yogyakarta di Jalan Jogokariyan
Serunya Ngabuburit di Pasar Senen Sambil Cari Menu Berbuka
Menanti Buka Puasa, Pria Purworejo Ini Masukkan Ular ke Mulut
Advertisement