Liputan6.com, Rio de Janeiro: Keputusan mengejutkan dilakukan pelatih Timnas Belanda Louis Van Gaal saat menghadapi Kosta Rika pada perempatfinal Piala Dunia 2014 di Salvador, Minggu (6/7/2014) dinihari WIB. Ia mengganti kiper Jasper Cillessen dengan Tim Krul di menit ke-120+1.
Krul dipercaya untuk menghadapi adu penalti. Kepercayaan tersebut dijawab kiper berusia 26 tahun ini dengan menggagalkan dua dari lima tendangan penalti dan mengantarkan Belanda ke semifinal. Performa Krul pun mendapat pujian dari Van Gaal.
Namun, keputusan Val Gaal dikritik Fabio Cannavaro. "Saya tahu semua orang kini menganggap Van Gaal seperti legenda atau pesulap untuk perubahan itu, tapi jujur, itu bukan sesuatu yang sangat saya suka," kata mantan pemain Timnas Italia itu kepada Globo Esporte seperti dilansir Football Italia.
"Ini tidak sopan untuk kiper. Siapa yang akan menjadi kiper di pertandingan berikutnya? Bayangkan menjaga gawang untuk pertandingan berikutnya dan menyadari bahwa Anda tidak memiliki kepercayaan 100 persen dari pelatih."
Advertisement
Van Gaal mengungkapkan ia selalu berencana memainkan Krul dalam adu penalti. Namun, ia belum memberitahu Cillessen terkait pergantingan itu.