Liputan6.com, Belo Horizonte: Neymar menagis sangat keras usai dirinya dinyatakan oleh tim dokter harus mengakhiri Piala Dunia 2014 setelah mengalami tulang belakangnya retak.
Pemain andalan Brasil itu mengalami retak di tulang belakang setelah ditabrak dengan sangat keras oleh pemain Kolombia, Juan Zuniga di babak perempat final Piala Dunia 2014, 5 Juli lalu.
Cedera tersebut membuat Neymar harus mengakhiri Piala Dunia lebih cepat dari rekan-rekannya. Bintang Barcelona tersebut malah sempat merasakan dirinya lumpuh usai ditabrak Zuniga.
"Saya tidak memberikan dia kesempatan untuk bertanya. Dia menangis tersedu-sedu setelah diberi kabar harus mengakhiri Piala Dunia," kata dokter timnas Brasil, Jose Luis Runco, dikutip dari Sports Mole.
"Kemudian saya menenangkannya dengan mengatakan kalau dia masih berusia 22 tahun dan karirnya masih panjang," sambung sang dokter.
Neymar harus beristirahat selama 40 sampai 45 hari untuk menyembuhkan cederanya. Dokter pun tak akan melarangnya untuk menyaksikkan pertandingan Jerman melawan Brasil di babak semifinal, 9 Juli mendatang.
"Jika Neymar berada dalam keadaan yang nyaman, tidak ada yang bisa mencegah dia untuk menonton pertandingan," Runco memungkasi.
Advertisement