Liputan6.com, Bengkulu - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang juga mantan peserta Konvensi Demokrat Irman Gusman sejauh ini belum mengungkapkan pilihannya pada Pilpres 2014.
Sementara, eks peserta pemilihan capres Demokrat lainnya, Anies Baswedan, Dahlan Iskan, dan Hayono Isman mendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). Marzuki Alie dan Pramono Edhie Wibowo mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
Meski demikian, Irman Gusman memberikan opininya terkait presiden. Dia berbicara soal sejarah presiden Amerika Serikat yang sebagian besar berasal dari gubernur.
"Presiden yang memimpin negara Amerika Serikat mayoritas berlatar belakang atau sebelumnya pernah menjabat sebagai gubernur dan senator," ujar Irman dalam Seminar Regional peningkatan peran kawasan Belajasumba (Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumsel, Bangka belitung), di Bengkulu (4/7/2014).
Dia mencontohkan Presiden Bill Clinton yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Arkansas, George W Bush Gubernur Texas dan Jimmy Charter Gubernur Georgia.
Sedangkan dari kalangan senator yang memimpin negara Adidaya Amerika adalah Barrack Obama, Joe Biden dan Ronald Reagen.
Di tangan para presiden berlatar belakang gubernur tersebut, menurut Irman, AS mampu menjadi negara yang sangat kuat dan memiliki peran regional sangat penting bagi perkembangan Negeri Paman Sam.
Lantas apakah pernyataannya itu merupakan bentuk dukungan kepada salah satu pasangan capres di Indonesia? Irman hanya tersenyum dan mengaku tidak mau berspekulasi dan bermain politik praktis.
Sebagai Ketua DPD RI, dia mengaku tidak pernah berniat masuk dalam wilayah partai politik, meski pada akhirnya sempat ikut Konvensi Demokrat.
"Saya bukan orang partai politik, sebagai salah seorang peserta Konvensi Partai Demokrat. Tentu saja itu merupakan kehormatan bagi kami para senator dan sebagai langkah awal para senator untuk politik Indonesia ke depan," tandas Irman.
Advertisement