PLN Sediakan Layanan Listrik Pintar

Layanan baru ini akan dapat dinikmati oleh pelanggan khusus yaitu pelanggan pengguna listrik pra bayar dengan daya di atas 2.200 VA.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 03 Jul 2014, 19:29 WIB
Ilustrasi tarif Listrik Naik (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jakarta - PT  PLN (Persero) bekerjasama dengan PT XL Axiata Tbk dan PT Sistem Mikroelektronikcerdas Co-Design (SMC) dalam hal penyediaan layanan Meter Listrik Pintar (listrik prabayar) dengan Komunikasi Dua Arah (MLPKDA).

“Penggunaan Meter Listrik dengan Komunikasi Dua Arah ini merupakan inovasi yang dilakukan PLN sebagai upaya untuk meningkatkan layanan bagi pelanggan pengguna listrik pintar” kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Nur mengungkapkan, dalam kerja sama ini, PT SMC sebagai provider teknologi yang akan melakukan pengelolaan data dan proses komunikasi kemudahan layanan listrik prabayar.

"Sedangkan untuk mendukung komunikasi datanya, tahap awal ini akan dilakukan oleh PT XL Axiata," jelas Nur.

Menurut Nur, inovasi ini akan sangat memudahkan pelanggan listrik pintar dalam melakukan top up karena pelanggan tidak perlu melakukan input ke dalam meteran listrik.

Ketika kWh meter prabayar pada posisi low credit dan harus segera dilakukan pengisian ulang token listrik, maka pelanggan akan menerima pemberitahuan (notifikasi) berupa sms langsung dari kWh meter yang diatur oleh sistem.

Pelanggan ketika melakukan pembelian token via Bank, ATM maupun loket lainnya, maka pulsa listrik di kWh meter akan secara otomatis di top up oleh sistem dan pelanggan akan langsung menerima sms notifikasi keberhasilan top up tanpa harus melakukan pengisian dengan input voucher token ke kWh meter.

Pelanggan tidak perlu lagi melakuan top up dengan meng-input kembali kode token yang sudah dibeli seperti yang sekarang dilakukan pada kWh meter prabayar yang umum digunakan pelanggan.

Untuk sementara layanan ini baru akan dapat dinikmati oleh pelanggan khusus yaitu pelanggan pengguna listrik pra bayar dengan daya di atas 2.200 VA ke, seperti pelanggan korporasi, billboard, mesin ATM, BTS, dan Penerangan Jalan Umum.

MLPKDA terdiri dari Meter Listrik Pintar dan Modul Komunikasi Data untuk komunikasi dua arah (perangkat telekomunikasi berupa modem dan sim card).

“Ini akan menjadi produk favorit bagi pelanggan 3.500 VA ke atas seperti pelanggan billboard, ATM sehingga bersedia menjadi pelanggan listrik pintar PLN,” tutur Nur.

Sementara Nur menambahkan, Kerja sama ini sangat ditunggu dan tentunya dapat dikembangkan dengan fitur-fitur yang memudahkan pelayanan untuk pelanggan, bukan hanya top up listrik pintar saja. "Misal, untuk switch off billboard di pukul 01.00 – 04.00 hanya dengan menggunakan sms, tanpa perlu ke lokasi," kata Nur.

Saat ini dari total pelanggan PLN yang mencapai 55 juta dan pelanggan pengguna listrik pra bayar telah mencapai 15 juta pelanggan. (Pew/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya