Oleh: Taufiqurrahman, Silvanus Alvin, dan Hanz Jimenes Salim Liputan6.com, Jakarta - Satu putaran Debat Capres-Cawapres dan 2 Debat Capres telah digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kini giliran panggung debat bakal diramaikan 2 kandidat wakil presiden, Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla.
Sesuai jadwal KPU, Debat Cawapres akan digelar di Hotel Bidakara, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari ini atau Minggu (29/6/2014). Sesuai undian Komisi Penyiaran Indonesia, stasiun televisi RCTI, MNC TV, dan Global TV mendapat giliran menyelenggarakan siaran langsung acara debat yang akan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB nanti.
Sebagai moderator Debat Capres-Cawapres jilid IV, KPU telah menunjuk Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada Bidang Kerja Sama, Dwikorita Karnawati. Guru Besar di Fakultas Teknik UGM ini adalah perempuan pertama yang memandu acara debat presiden pada Pilpres 2014.
Strategi khusus tentunya disiapkan oleh Hatta maupun JK menghadapi debat yang bertema 'Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)`. Selain memaparkan visi misi, keduanya bakal adu gagasan dan argumentasi di panggung Debat Cawapres malam nanti. Tentunya, khalayak luas bakal menanti perdebatan ataupun adu tangkis di antara keduanya.
Dan, saksikan pula live streaming Debat Capres-Cawapres jilid IV di www.liputan6.com mulai pukul 20.00 WIB, Minggu 29 Juni 2014.
Advertisement
Bersambung ke Hatta Jamin Debat Bakal Seru...
Hatta Jamin Debat Bakal Seru
Hatta Jamin Debat Bakal Seru
Cawapres nomor urut 1 Hatta Rajasa mengaku dirinya telah mempersiapkan diri dengan baik. "Temanya kan menarik sekali, terutama untuk generasi muda untuk mengikuti debat besok (Minggu) karena temanya itulah pilar untuk menjadi negara yang maju dan beradab," kata Hatta di kediamannya, Kompleks Golf Mansion Fatmwati, Jakarta Selatan, kemarin malam.
Pasangan capres Prabowo Subianto ini berujar, dirinya akan menekankan kepada masyarakat dalam debat nanti, jika yang menjadi prioritas visi-misi Prabowo-Hatta adalah dunia pendidikan.
"Kuncinya kan pendidikan, ada sejumlah kebijakan-kebijakan yang akan kita lakukan. Yang pertama kita mewajibkan pendidikan 12 tahun, pendidikan yang terjangkau dan beasisea juga harus kita tingkatkan.
Saat kembali ditanya apakah benar-benar siap melakukan debat dengan cawapres nomor urut 2 JK, karena JK sebelumnya menjadi Wakil Presiden RI periode 2004-2009, Hatta justru menegaskan bahwa debat nantinya akan berjalan seru.
"Nggak ada kekhawatiran apa-apa, santai saja. Saya sudah menyiapkan sejumlah data juga banyak ini. Akan seimbang, debatnya akan seru karena sama-sama pernah di kabinet. Saya tahu apa yang sudah dicapai dan belum dicapai," ujar mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut [baca juga: Hatta Rajasa: Debat Cawapres Nanti Malam Seru dan Bakal Seimbang].
Sementara anggota Timses Prabowo-Hatta, M Romarhumuzy mengatakan, jelang debat Hatta akan diajarkan timnya tentang cara menangkis serangan dari cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalla [baca juga: Debat Cawapres, Hatta Diajari Cara Tangkis Serangan JK].
"Gaya debat JK kan bersifat menyerang. Jadi, kita persiapkan jawaban dari potensi-potensi pertanyaan menyerang itu," kata pria yang akrab disapa Romi saat dihubungi di Jakarta, Jumat 27 Juni silam.
Selain itu, Sekjen PPP itu juga mengungkapkan Hatta pernah menjadi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sehingga bisa menjadi bekal cukup untuk debat Minggu 29 Juni malam nanti. Ia juga mengatakan Hatta sedang mencari informasi terbaru mengenai perkembangan Iptek.
"Tentang ristek kan Hatta pernah jadi Menristek, jadi secara struktural sudah dikuasai," imbuhnya.
Bersambung ke JK Siapkan Kejutan...
JK Siapkan Kejutan
JK Siapkan Kejutan
Tim sukses pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pun siap mendukung jagoannya bertarung dalam Debat Cawapres bertema 'Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)',
Anggota Timses Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh mengatakan, JK memiliki banyak prestasi di dunia iptek. JK tak gentar menghadapi Hatta yang pernah menjabat Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).
"Pak Hatta pernah jadi Menristek ya? Sampai lupa, nggak kedengaran hasilnya apa soalnya? Mungkin saya salah. Tapi silakan cari saja prestasinya dalam dunia ristek. Kalau hasil Pak JK, pernah dengar Panser Anoa? Itu implementasi ristek yang sudah berjalan," kata Poempida kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat 27 Juni lalu [baca juga: Berbekal Panser Anoa, JK Siap Beri Kejutan dalam Debat Cawapres].
Selain itu, mantan Wapres periode 2004-2009 itu diyakini memiliki gagasan kuat soal SDM. Kerap kali JK berbicara pentingnya masalah pendidikan. "Jadi beliau cukup matang soal itu," imbuhnya. "Insya Allah Pak JK akan memberikan kejutan," tegas Poempida.
Dukungan terhadap JK datang dari pasangannya, Jokowi. Gubernur nonaktif DKI Jakarta ini mengatakan, pasangannya dalam Pilpres 2014 itu akan memaparkan pengalamannya di pemerintahan.
"Pak JK tuh sama dengan saya, orang kerja. Bicara tuh nggak pintar, soalnya Pak JK tuh kalau bicara apa pintar sih. Coba nilai sendiri, kalau di panggung gitu apa pintar," kata Jokowi di sela-sela kampanyenya di Surabaya, Jawa Timur, hari ini [baca: Jokowi: Sama Seperti Saya, Pak JK Tidak Pintar Bicara].
Menurutnya, JK akan lebih banyak memaparkan program-program yang pernah dilakukan sesuai pengalamannya di pemerintahan. Sama sepertinya dalam debat capres-cawapres sebelumnya.
"Ya paling gampang kan itu. Ngapain belajar, paling gampang kan apa yang sudah kita kerjakan, yang dirasain masyarakat," jelas Jokowi. (Mvi)