Liputan6.com, Banjarmasin: Setelah buron selama dua bulan, Rahmat Effendi, satu dari tiga pelaku perampokan rumah mewah milik Gusti Sahyar di Jalan Saka Permai, Banjar Barat, Banjarmasin, akhirnya ditembak polisi.Tindakan itu dilakukan karena saat hendak ditangkap, tersangka melawan dan berusaha kabur dari sergapan.
Menurut pengakuan tersangka, sebelum tertangkap, ia dan kelompoknya sudah dua kali menjarah rumah Gusti Sahyar. Dari dua kali perampokan itu, tersangka berhasil membawa kabur barang-barang elektronik milik korban. Namun, karena belum merasa puas, Rahmat kembali merampok dan berhasil menjarah uang tunai sebesar Rp 8 juta berikut perhiasan emas berlian senilai Rp 50 juta.
Dengan tertangkapnya otak pelaku perampokan ini, masyarakat di Kawasan Pulau Laut dan Jalan Saka sedikit lega. Pasalnya, selain dikenal sadis, tersangka juga sering melukai korban. Kepolisian Resor Banjar Barat memastikan akan menangkap dua teman tersangka yang saat ini masih buron. Indentitas mereka sudah diketahui.(ULF/Emil Faisal)
Menurut pengakuan tersangka, sebelum tertangkap, ia dan kelompoknya sudah dua kali menjarah rumah Gusti Sahyar. Dari dua kali perampokan itu, tersangka berhasil membawa kabur barang-barang elektronik milik korban. Namun, karena belum merasa puas, Rahmat kembali merampok dan berhasil menjarah uang tunai sebesar Rp 8 juta berikut perhiasan emas berlian senilai Rp 50 juta.
Dengan tertangkapnya otak pelaku perampokan ini, masyarakat di Kawasan Pulau Laut dan Jalan Saka sedikit lega. Pasalnya, selain dikenal sadis, tersangka juga sering melukai korban. Kepolisian Resor Banjar Barat memastikan akan menangkap dua teman tersangka yang saat ini masih buron. Indentitas mereka sudah diketahui.(ULF/Emil Faisal)