Liputan6.com, Jakarta - Mengawali tur kampanye di Jawa Tengah, capres Joko Widodo meminta pendukungnya untuk tidak melakukan kampanye hitam. Sebaliknya capres nomor urut 2 itu meminta pendukungnya untuk tetap melakukan kampanye positif. Dia juga menegaskan agar pendukungnya tidak melanggar aturan kampanye.
"Saya meminta kepada para pendukung untuk mentaati aturan-aturan kampanye yang ada. Saya sudah mengintruksikan kepada tim untuk patuh pada aturan-aturan kampanye," kata Jokowi di Tegal, Kamis (19/6/2014),.
Dalam keterangan tertulis yang diterima liputan6.com, Jokowi tiba di Tegal setelah sebelumnya berkelilig kampanye di Jawa Barat. Di tanah Pasundan itu, Jokowi berkampanye selama 4 hari. Guna menghormati aturan kampanye, Jokowi tidak melakukan kampanye pada waktu-waktu yang dilarang berkampanye oleh Bawaslu.
Adapun di Tegal yang disebut Kota Bahari ini, Jokowi mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jonggor, Tegal. Disini Jokowi dikerumuni ribuan orang, banyak di antara mereka adalah nelayan. Di atas panggung ala kadarnya, Jokowi sempat berbincang dengan beberapa nelayan, menanyakan apa yang mereka butuhkan.
Seperti biasa, Jokowi memperlihatkan dua kartu andalannya, yakni Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Dengan dua kartu itu, Jokowi menjanjikan anak-anak nelayan dan juga warga lainnya bisa mengenyam pendidikan gratis dari tingkat sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas atau sekolah kejuruan. Juga pelayanan kesehatan gratis.
Advertisement