Jelang Puasa, Chairul Tanjung Sibuk Pantau Harga Pangan

Memasuki bulan Ramadan atau puasa, kebutuhan bahan pangan cenderung mengalami peningkatan.

oleh Fiki AriyantiDiterbitkan 10 Juni 2014, 12:46 WIB
Pengusaha di bidang media ini enggan berkomentar lebih banyak kepada awak media tentang agendanya mendatangi markas Abraham cs tersebut, Jakarta, Rabu (28/5/14). (Liputan6.com/Miftahul Hayat)

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki bulan Ramadan atau puasa, kebutuhan bahan pangan cenderung mengalami peningkatan. Permintaan yang cukup tinggi tersebut akan mendorong kenaikan harga pada sejumlah bahan pangan.

Demi menjaga stabilitas harga pangan jelang puasa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT) sibuk menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama beberapa menteri terkait. Rakor ini untuk membahas soal pasokan bahan pangan, harga dan upaya menjaga harga di tingkat aman bagi konsumen.

Dari pantauan Liputan6.com, CT baru hadir di kantornya sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya hadir Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Suswono, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso dan sebagainya. Sampai saat ini rakor masih berlangsung.

Menurut CT, dalam rakor ini akan memprioritaskan stabilitas harga. "Ini kan mau Ramadhan, lalu sebentar lagi lebaran, sehingga kebutuhan meningkat. Dan ini akan memicu kenaikan harga," terang dia, Selasa (10/6/2014).

CT mengaku, pemerintah akan menjaga harga bahan pangan supaya tak terlampau melonjak signifikan. "Kita hindari kenaikan yang nggak proporsional atau terlalu berlebihan yang dapat memberatkan rakyat. Jadi dimonitor satu per satu harganya," tutur dia. (Fik/Ndw)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya