Liputan6.com, Jakarta - Soegeng Sarjadi School Goverment (SSSG) mengeluarkan hasil survei terkait sosok Presiden dan Wakil Presiden 2014 pilihan rakyat. Direktur Eksekutif SSSG Fadjroel Rahman mengatakan, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) masih paling banyak dipilih dengan selisih suara yang cukup besar.
"Pasangan Jokowi-JK masih unggul dengan 42,65%. Sementara itu pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa 28,35%. Dan yang menjawab tidak tahu itu sebesar 29%," tuturnya di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).
Ia melanjutkan, pasangan Jokowi-JK hampir menang di semua lini atas pasangan Prabowo-Hatta dengan meliputi pertanyaan ringan yang diberikan kepada masyarakat saat diwawancarai. Misalnya untuk pasangan paling dekat dengan rakyat
"Jokowi-JK mendapatkan 58%, sementara Prabowo-Hatta hanya 25%," kata Fadjroel.
Kemudian untuk pasangan paling jujur, Jokowi-JK kembali unggul telak atas pasangan Prabowo-Hatta dengan 55% berbanding 21%. Demikian pula untuk pertanyaan pasangan bersih KKN dan pasangan paling berpikir jauh ke depan, juga dimenangi pasangan Jokowi-JK.
"Pasangan Jokowi-JK dinilai paling mampu mengatasi permasalahan bangsa Indonesia dengan persentase 47% berbanding 33% untuk Prabowo-Hatta," terang Fadjroel.
Prabowo-Hatta hanya unggul di 2 aspek. Yakni pasangan capres-cawapres dengan karakter tegas 54%, berbanding 35% dengan Jokowi-JK.
Sedangkan slogan kampanye yang digunakan Prabowo-Hatta yakni "Indonesia Bangkit" lebih disukai oleh masyarakat ketimbang "Indonesia Hebat" milik pasangan Jokowi-JK dengan 56% berbanding 44%.
Survei dilakukan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara melalui sambungan telepon yang dilaksanakan dari 26 Mei hingga 4 Juni 2014.
Para responden tersebar di 10 kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Balikpapan, Medan, Makassar, Semarang, Palembang dan Yogyakarta. Survei ini memiliki margin of error 2,78% dengan keyakinan 95%. (Sss)
Advertisement