Jokowi Tak Gentar Hadapi Koalisi Tenda Besar

Jokowi itu mengaku optimis bakal menang pada Pilpres 9 Juli mendatang.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 21 Mei 2014, 08:22 WIB
Senin (19/5/14), empat ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi meneken kesepakatan koalisi dengan PDIP di kediaman Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Koalisi tenda besar yang dibentuk Partai Gerindra dan partai pendukungnya yakni PKS, PPP, PAN, dan Partai Golkar, ternyata tidak membuat capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo khawatir.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengaku optimis bakal menang pada Pilpres 9 Juli mendatang, meski koalisi yang dibangung partainya tidak sebesar koalisi yang dibangun Gerindra.

"Kita ini kan sudah sering dikeroyok, tapi kalau rakyat berada di belakang kita, saya meyakini insyaallah," kata Jokowi usai menghadiri Rakornas PDIP di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2014) malam.

Jokowi menganggap, koalisi ramping yang dibentuk partainya cukup mumpuni untuk memenangkan Pilpres 9 Juli mendatang. Menurutnya, yang terpenting dalam memenangkan Pilpres nanti adalah kerja sama antar parpol dan dukungan dari masyarakat.

"Inilah yang kita bangun, bukan banyak-banyakan parpol. Sebuah kerja sama yang ramping tetap didukung oleh rakyat, itu saja," tandas Mantan Walikota Solo ini.

Sejak awal Pemilu, Jokowi dan PDIP bertekad akan membentuk koalisi ramping --yang tidak banyak partai. Alasanya, dengan koalisi ramping akan lebih mudah mengatur koalisi. Sehingga lebih mudah menjalankan pemerintahan ke depan.

Jokowi maupun PDIP berpegang pada idealismenya untuk menghindari politik transaksional atau pun bagi-bagi kursi kabinet, yang selama ini identik dengan koalisi.

Jokowi-Hatta sendiri didukung Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya