Golkar-Demokrat Bentuk Poros Baru, Usung Ical-Pramono Edhie

Jumlah suara Golkar dan Demokrat, yakni 24,94% bisa memenuhi persyaratan pengusungan capres.

oleh Rizki Gunawan diperbarui 17 Mei 2014, 10:47 WIB
Jumlah suara Golkar dan Demokrat, yakni 24,94% bisa memenuhi persyaratan pengusungan capres.

Liputan6.com, Jakarta - Poros baru dikabarkan telah dibentuk Partai Golkar dan Partai Demokrat. Petinggi kedua partai itu telah bertemu dan sepakat membentuk poros baru yang mengusung Aburizal Bakrie (Ical) dan Pramono Edhie Wibowo sebagai pasangan capres-cawapres.

"Iya benar, sudah disepakati, dan dilaporkan ke masing-masing ketua umum partai," ujar elite Golkar MS Hidayat saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (17/5/2014).

Pertemuan itu dilakukan beberapa perwakilan elite 2 partai pada Jumat 16 Mei 2014 malam, 3 di antaranya masing-masing berasal dari Golkar dan Demokrat. Partai berlambang beringin diwakili MS Hidayat, Agung Laksono, dan Idrus Marham. Partai Demokrat oleh Syarief Hasan, Jero Wacik, dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Meski demikian, MS Hidayat menjelaskan, kesepakatan itu bakal dipertimbangkan ketua umum masing-masing partai, dalam hal ini, Ketum Golkar Aburizal Bakrie dan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Lalu diputuskan di rapimnas masing-masing partai," ujar MH Hidayat yang kini menjabat Menteri Perindustrian. Baik Golkar maupun Demokrat menggelar Rapimnas pada Minggu 18 Mei besok.

Golkar meraih suara Pileg 14,75%, sedangkan Demokrat 10,19%. Jumlah suara kedua partai, yakni 24,94% bisa memenuhi persyaratan pengusungan capres atau presidential threshold yaitu 25% suara sah nasional atau 20% kursi DPR. (Mvi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya