Liputan6.com, Munich: Sebuah festival bir terbesar di dunia atau Oktoberfest, Sabtu (22/9), dibuka di Kota Munich, Jerman. Acara tersebut berlangsung meriah, kendati pengamanan acara diperketat menyusul peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat, Selasa pekan silam.
Sebagai satu event internasional yang menyediakan ratusan jenis bir dari seluruh dunia, tidak heran jika acara ini dibanjiri pengunjung yang datang dari berbagai negara. Dilaporkan, tingkat hunian hotel-hotel di sekitar lokasi meningkat hingga 90 persen. Panitia berharap jumlah pengunjung, tahun ini, minimal sama dengan tahun silam yang mencapai 6,9 juta orang. Pengunjung sebanyak itu menghabiskan 681 ribu ayam panggang, 235 ribu sosis dan 6,5 juta liter bir dari berbagai jenis.
Menurut kabar, festival bir ini dimulai pada tahun 1810. Saat itu, acara ini diadakan untuk merayakan pesta pernikahan putra mahkota Bavaria Pangeran Ludwig dengan Putri Therese de Saxony-Hildenburghausen. Nama Oktoberfest diambil karena pesta itu berlangsung pada 12 Oktober. Kemudian, acara tersebut dirayakan selama sepekan.(PIN/Sus)
Sebagai satu event internasional yang menyediakan ratusan jenis bir dari seluruh dunia, tidak heran jika acara ini dibanjiri pengunjung yang datang dari berbagai negara. Dilaporkan, tingkat hunian hotel-hotel di sekitar lokasi meningkat hingga 90 persen. Panitia berharap jumlah pengunjung, tahun ini, minimal sama dengan tahun silam yang mencapai 6,9 juta orang. Pengunjung sebanyak itu menghabiskan 681 ribu ayam panggang, 235 ribu sosis dan 6,5 juta liter bir dari berbagai jenis.
Menurut kabar, festival bir ini dimulai pada tahun 1810. Saat itu, acara ini diadakan untuk merayakan pesta pernikahan putra mahkota Bavaria Pangeran Ludwig dengan Putri Therese de Saxony-Hildenburghausen. Nama Oktoberfest diambil karena pesta itu berlangsung pada 12 Oktober. Kemudian, acara tersebut dirayakan selama sepekan.(PIN/Sus)