Aksi Rasis Kembali Warnai Liga Spanyol

"Saya menirukan gerakan Monyet agar semua orang tahu apa yang dikatakan para suporter itu,"

oleh Antonius HermantoDiterbitkan 05 Mei 2014, 13:26 WIB
Levante vs Atletico Madrid (Jose Jordan/AFP)

Liputan6.com, Valencia - Gelandang Levante, Papakouli Diop harus menerima cibiran dan cacian dari para suporter Atletico Madrid pada saat timnya berhasil mengalahkan Atletico dengan skor 2-0 pada, Minggu (4/5/2014). Diop pun melakukan hal unik dengan berdansa menirukan gerakan monyet usai laga.Pemain asal Senegal ini berdiri di sudut lapangan dan menghadap ke arah suporter Atletico sambil berjoget menirukan gerakan Monyet. Sontak hal ini membuat rekan dan para pemain Atletico menghampirinya untuk meredam amarahnya."Mereka menyebut saya monyet dan saya menirukan gerakan Monyet." Sebutnya dalam Marca (5/5)."Saya menirukan gerakan Monyet agar semua orang tahu apa yang dikatakan para suporter itu."

Diop pun menekankan. "Saya tidak tahu itu sebuah tindakan rasis atau kurangnya rasa hormat. Tapi mereka harus menghentikan cibiran kera tersebut."

Sebelumnya, di laga Villareal kontra Barcelona pada 28 April lalu, bek Barcelona, Dani Alves juga menerima cibiran yang menganggapnya sebagai seekor monyet. Ia dilempari pisang oleh salah seorang suporter Villareal. Akibat aksi ini, suporter tersebut pun ditangkap oleh pihak kepolisian setempat dan dilarang untuk hadir di Stadion El Madrigal, markas Villareal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya