Liputan6.com, Jakarta - Indonesia pada masa mendatang akan menghadapi tiga tantangan besar. Tantangan ini bakal dihadapi generasi baru Indonesia. Demikian disampaikan Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan dalam acara Festival Pangan Sagu Nusantara.
"Anak, cucu kita ke depan akan menghadapi tiga tantangan besar. Pertama, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air," ujar Rusman, dalam sambutan sebelum peresmian Festival Sagu Nusantara 2014 di Parkir Selatan Gelora, Jakarta, Sabtu 3 Mei kemarin.
Menurut Rusman, ketahanan pangan merupakan hal paling penting dan utama. Selanjutnya, ketahanan energi dan air yang menjadi prioritas selanjutnya.
"Kalau tidak ada ketahanan energi, paling jalan kaki. Tapi kalau urusannya sudah perut, otak tidak jalan, pikiran tidak jernih maka tindakan tidak rasional. Jadi, ketahanan pangannya yang utama," jelas Rusman.
Rusman berharap, Festival Pangan Sagu Nusantara 2014 dapat memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat luas. Sehingga masyarakat bersama-sama dapat membangun komitmen membudidayakan sagu nasional dan kemandirian pangan.
Rusman juga memberikan apresiasinya kepada Bupati Meranti Irwan dan Bupati Sorong Selatan Otto Ihalauw yang menjadi pelopor Festival Pangan Sagu Nusantara, bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Pada akhir sambutannya, Rusman menyampaikan pantun menarik. "Bukan kentang sembarang kentang, kentang dipanen di Bekasi. Saya datang bukan sembarang datang, saya datang karena diundang APKASI," pungkas Rusman.
Advertisement