Liputan6.com, Jakarta Berbaur di antara ribuan semangat para buruh yang terus menyuarakan nasibnya, para guru dan tenaga pendidik honorer dari penjuru tanah air pun berunjuk rasa.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (1/5/2014), untuk yang kesekian puluh kalinya, para guru honorer itu mengadu nasib ke Jakarta bertemu dengan sesama guru honorer lainnya berbagi kesedihan dibalik getirnya dunia pendidikan. Tanpa putus asa, mereka lantang bersuara.
Salah satunya adalah Subandi. Subandi merupakan guru honorer yang berasal dari Yogyakarta. Memasuki usia 50 tahun dengan masa pengabdian 28 tahun, Subandi tak kunjung diangkat. Subandi adalah lulusan Sarjana IKIP Yogyakarta dan mengajar mata pelajaran Kewarganegaraan.
Subandi hanya 1 dari jutaan guru honorer di negeri ini yang mendapatkan gaji kecil jauh dari upah minimum. Masih banyak Subandi lain yang menunggu dan bahkan mereka tidak bisa datang ke Jakarta karena ketiadaan ongkos. Namun mereka menitipkan perjuangan.
Semoga pemerintah mendengar dan segera mengangkat derajat mereka. Karena di pundak merekalah generasi penerus bangsa berjaya. (Sss)