Duel Maut Cuma Gara-gara Terhalang Saat Nonton TV

Perkelahian berakhir dengan tewasnya Suhendi, sang tukang parkir karena luka parah yang dideritanya.

oleh Tim Liputan 6 SCTVDiterbitkan 30 April 2014, 17:35 WIB
Perkelahian berakhir dengan tewasnya Suhendi, sang tukang parkir karena luka parah yang dideritanya.

Liputan6.com, Jakarta - Hanya karena terhalang saat menonton TV, tukang parkir berduel dengan pedagang keliling di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Berita itu mengawali Kilas Indonesia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (30/4/2014).

Perkelahian berakhir dengan tewasnya Suhendi, sang tukang parkir karena luka parah yang dideritanya. Polisi yang datang membawa jasad korban ke RS Kramat Jati. Sedangkan pelaku yang juga terluka parah dibawa ke RS Polri.

Sementara itu di Klaten, Jawa Tengah, suami-istri ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor. Sang suami melakukan 12 kali pencurian seorang diri. Pencurian bersama istri sudah dilakukannya 5 kali. Mereka berbagi peran dengan suami sebagai pengambil motor, sedangkan istri bertugas mengantarkan suami, mereka bekerja sama mengalihkan perhatian korbannya. Hasil curian dikirim ke penadah di Boyolali.

Masih di Jawa Tengah, tepatnya di Solo, ratusan warga memadati Institut Seni Indonesia (ISI) untuk menghadiri penutupan Solo Menari 24 jam. 5 orang penari telah menari selama sehari semalam non stop. Mereka makan dan minum sambil terus menari dan bergerak.

Selain itu, para penari juga harus melawan rasa kantuk menjelang pagi hari. 30 tarian mereka bawakan selama 24 jam itu.

Beralih ke Bima, Nusa Tenggara Barat, Halimah bocah 5 tahun yang tewas dibunuh ayah kandungnya dikuburkan di TPU Tolobali. Beberapa teman Halimah dari TK menghadiri pemakamannya. Ayah Halimah diketahui stres setelah usahanya sebagai penjual barang keliling merugi. Keluarga itu berencana pindah dari tempat kos ke rumah kakek Halimah. (Yus)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya