Tersangkut Kasus Pajak, Kantor BCA Digeledah KPK?

Kantor pusat BCA di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat mendadak ramai dikerubungi awak media yang akan meliput jumpa pers pada Selasa ini.

oleh Fiki AriyantiDiterbitkan 22 April 2014, 13:13 WIB
(Foto: Fiki Ariyanti/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kantor Pusat PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di kawasan MH Thamrin Jakarta Pusat mendadak ramai dikerubungi awak media yang akan meliput jumpa pers kasus dugaan korupsi permohonan keberatan pajak yang menyeret mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo.

BCA tiba-tiba menjadi sorotan media karena keterlibatannya dalam kasus tersebut yang merugikan negara hingga Rp 375 miliar pada 2002-2004. Saat itu, Hadi Poernomo menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com siang ini, kantor pusat BCA sangat ramai. Para awak media selain menunggu konferensi pers, juga memantau keberadaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikabarkan menggeledah perbankan swasta tersebut.

Menurut Anggota Sabara Polda Metro Jaya, Imbar Pradikta, sejak pagi hingga siang ini, pihaknya tak melihat seorang pun penyidik KPK mondar mandir di kantor BCA.

"Sejak jam 9 pagi sampai sekarang belum ada penyidik KPK yang datang. Saya juga sudah mendengar hal itu, tapi memang saya nggak lihat," tambahnya di Kantor Pusat BCA, Jakarta, Selasa (22/4/2014).

Soal keberadaan beberapa anggota Polda Metro Jaya, Imbar mengaku bukan karena kasus tersebut dirinya dan rekannya mengamankan kantor ini. "Saya setiap hari berjaga-jaga di sini," tandas dia.

Dalam pesan singkatnya, Presiden Direktur Jahja Setiaatmadja mengirimkan agenda konferensi pers mengenai kasus pajak.

Sebelumnya KPK sudah menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka karena diduga melakukan perbuatan hukum atau penyalahgunaan wewenang terkait permohonan keberatan non performance loan senilai Rp 5,7 triliun yang diajukan Bank BCA selaku wajib pajak tahun 1999

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya