Liputan6.com, Jakarta - Masing-masing partai politik telah memulai penjajakan satu sama lain untuk berkoalisi jelang Pilpres 2014 yang berlangsung Juli 2014 mendatang. Termasuk PPP yang kini memilih Partai Gerindra untuk berlabuh dalam koalisi parpol.
Hal ini diungkapkan Ketum PPP Suryadharma Ali. Padahal Menteri Agama ini sempat dikritisi oleh partainya sendiri lantaran ikut serta dalam kampanye Partai Gerindra jelang Pileg 2014 beberapa waktu lalu.
"Saya cenderung ke Gerindra, secara informal sudah terbangun semangat koalisi itu. Saya merasakan itu," ujar pria yang karib disapa SDA itu kepada Liputan6.com di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
SDA mengungkapkan kesukaannya pada Gerindra karena sikap politik yang ditunjukkan ketua dewan pembinanya, Prabowo Subianto. Bila SDA hanya 1 kali datang ke kampanye Partai Gerindra, maka Prabowo membalas dengan 2 kali datang ke acara kampanye PPP.
"Pak Prabowo datang ke acara PPP, lalu di acara istigosah. Saya 1 kali datang, dia datang 2 kali," imbuhnya.
Meski demikian, koalisi 2 partai itu belum resmi digaungkan. Masih sekadar pembicaraan informal. Soal bagi-bagi kekuasaan pun, SDA mengaku belum ada pembicaraan. Dia hanya mengatakan, posisi calon RI 2 masih rawan.
"Itu rahasia dapur. Saya tidak bisa katakan itu. Biar proses berjalan dulu. Kita belum tahu karena koalisi ini harus dibangun dulu dan mungkin Gerindra tak hanya dengan PPP dan bisa sama yang lain lain. Kepada siapapun RI 2 belum aman," pungkas SDA. (Raden Trimutia Hatta)
Advertisement