Lagi, Empat Klub Terancam Terseret Calciopoli

Ketua Biro Investigasi FIGC, Francesco Saverio Borrelli, mengaku pihaknya sedang menyelidiki keterlibatan empat tim papan bawah Liga Serie A musim lalu, Reggina, Messina, Lecce, dan Siena dalam skandal Calciopoli.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Juli 2006, 22:21 WIB
The Italian Football Federation (FIGC) Investigations Bureau's head, Francesco Saverio Borrelli, arrives at the Italian football federation in Rome, 06 June 2006. AFP PHOTO\ ANDREAS SOLARO
Gelombang “tsunami” Calciopoli kembali mengancam klub-klub yang berkecimpung di Liga Serie A. Setelah empat klub papan atas, Juventus, AC Milan, Fiorentina, dan Lazio diputuskan bersalah, kini empat klub papan bawah, Reggina, Messina, Lecce, dan Siena terancam akan menjadi korban baru dari skandal yang paling menghebohkan persepakbolaan Italia dalam dua dekade terakhir.

Ketua Biro Investigasi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Francesco Saverio Borrelli dan Komisioner Darurat FIGC, Guido Rossi sedang melakukan analisis terhadap bukti rekaman sekitar 300 percakapan telepon yang melibatkan keempat klub tersebut. “Saya tidak akan menyebutnya sebagai gelombang kedua dari tindak investigasi yang sedang kami lakukan. Yang pasti, tim kami akan melakukan investigasi untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan empat klub tersebut,” kata Borrelli, seperti yang dikutip Channel 4. “Setiap kali kami menemukan pengingkaran dari aturan main yang ada maka kami berupaya untuk mencari tahu semampu yang kami bisa lakukan,” ujar Borrelli.

Reggina merupakan klub yang terancam paling sering dimintai keterangan terkait banyaknya jumlah pembicaraan telepon yang dilakukan Presiden Reggina, Pasquale Foti dengan pejabat di Komisi Wasit, Paolo Bergamo, dan mantan Direktur Umum Juventus, Luciano Moggi yang menjadi tokoh sentral Calciopoli.

Satu bukti rekaman percakapan telepon yang sedang diselidiki dengan intens oleh tim pimpinan Borrelli adalah percakapan yang terjadi pada 4 Desember 2004, satu hari menjelang partai Reggina vs Brescia. Dalam pembicaraan tersebut, Bergamo tampak berupaya untuk menenangkan hati Foti bahwa wasit yang akan menjadi pengadil dalam pertandingan tersebut adalah wasit yang dihendaki Foti.

Investigasi terhadap Lecce terkait pengakuan pelatih tim saat itu Zdenek Zeman yang secara terbuka mengaku terpesona dengan penampilan anak-anak asuhannya saat berlaga di partai terakhir di musim 2004-05 melawan Parma. Partai yang juga menjadi partai terakhir bagi Zeman itu berakhir dengan kedudukan imbang 3-3 yang membuat Lecce bertahan di Liga Serie A dan sebaliknya membuat Parma harus bertanding di babak play-off guna menghindari degradasi.

Tiga klub—Reggina, Messina, dan Siena—juga menghadapi penyelidikan terkait hubungan mereka dengan Juventus dan Moggi. Ketiga klub tersebut ditengarai mempunyai sejumlah kesepakatan dengan Bianconeri, julukan Juventus. Apalagi, musim lalu, dalam skuad Siena, enam pemain di antaranya berasal dari Juventus dengan status pemain pinjaman.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya