Liputan6.com, Jakarta - Sehari jelang pencoblosan 9 April besok, elite partai politik menggelar doa dan pengajian bersama di Masjid Baiturrahman, Komplek Gedung DPR/MPR, Jakarta. Acara yang digelar pada pukul 14.00 WIB itu dihadiri sejumlah elite parpol.
Mereka antara lain capres PKB Rhoma Irama, Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifuddin, Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustopa, Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo, dan Sekjen Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) dari Partai Gerindra, Perkasa Alam.
Dalam kesempatan itu, tiap elite mendapat kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesannya. Rhoma Irama akan mengajak pemilih mencoblos pemimpin sesuai ajaran Rasulullah.
"Memilih pemimpin yang digariskan oleh Rasulullah. Yang pertama, benar. Yang kedua, religius bertakwa. Yang ketiga, amanah, jujur, kredibel, tidak berkhianat kepada bangsa. Dan yang keempat cerdas secara intelektual dan emosional," ucap Rhoma di Masjid Baiturrahman, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (8/4/2014).
Saan Mustopa juga mengingatkan agar masyarakat tak Golput. Sebab, tujuan dari orang yang terjun ke politik adalah kebaikan dan merupakan bagian dari ibadah. "9 April ini sebagai sebuah momentum perubahan ke arah kebaikan. Gunakan hak pilih kita sebaik mungkin. Jangan mubazirkan," imbuh Saan.
Sementara Waketum PAN Drajad Wibowo juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, golput menghasilkan pemimpin tak amanah. "Besok jangan golput. Kalau kita tidak memilih, nanti yang terpilih bukan yang memegang amanah," terang Drajad.
Ketum Golkar Aburizal Bakrie juga memberikan pesan pada rakyat Indonesia agar mencoblos besok. Ia berharap Pemilu besok dapat berjalan lancar dan damai, tanpa kekerasan dan tidak golput.
"Besok menentukan nasib indonesia ke depan. Indonesia umat besar Muslim. Kita berdoa, dengarkan tausyiah. Kita cari yang terbaik, cari pemimpin yang amanah," pungkas Aburizal. (Yus Ariyanto)
Advertisement
Baca juga:
KPU Bengkulu Larang Pemilih Bawa HP Ke Bilik Suara
KPU Jamin Logistik Pemilu Sampai di TPS Hari Ini
Kemungkinan Ditunggangi, Pemantau Pemilu Seharusnya Juga Diawasi