Liputan6.com, Jakarta Sekitar 12 ribu personel dari Polda dan Mabes Polri dikerahkan untuk pengamanan Pemilu Legislatif (Pileg).
Seperti yang ditayangkan oleh Liputan 6 Siang SCTV, Senin (7/4/2104), sekelompok orang menyerang kendaraan yang membawa hasil pemungutan suara. Mereka bahkan bertindak anarkis dan mencoba merebut kotak suara.
Polisi yang melakukan pengawalan langsung bertindak cepat dengan menangkap dan mengevakuasi sejumlah orang yang diduga memprovokasi massa.
Simulasi ini merupakan gambaran dari proses pengamanan dan antisipasi terhadap tindakan anarkis pada pelaksanaan Pemilu legislatif pada Rabu 9 April. Bagi mereka yang mencoba mengganggu jalannya Pemilu dan bertindak anarkis akan berhadapan langsung dengan hukum.
Selain itu, petugas di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga dituntut untuk bersikap sabar menghadapi warga maupun saksi yang tidak puas dan berpotensi mengganggu jalannya pemilihan. (Yus Ariyanto)
Advertisement