Perusahaan Malaysia Incar Pasar Asuransi RI

Perusahaan asuransi Malaysia, Tune Insurance Holdings Bhd kini tengah mencoba untuk kedua kalinya melakukan penetrasi di pasar RI.

oleh Siska Amelie F DeilDiterbitkan 04 April 2014, 15:38 WIB
(Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Kuala Lumpur Perusahaan asuransi Malaysia, Tune Insurance Holdings Bhd (Tune Ins) kini tengah mencoba untuk kedua kalinya melakukan penetrasi di pasar Indonesia. Sebelumnya, perusahaan tersebut gagal mencapi kesepakatan untuk membeli penyedia jasa asuransi lokal Pt Batavia Mitratama Insurance (BMI) tahun lalu.

Seperti dikutip The Sun Daily, Jumat (4/4/2014), Pimpinan Tune Ins Hafidz Abu Zarim mengatakan saat ini telah memasuki tahapan diskusi dengan perusahaan penyedia jasa asuransi lain di Indonesia. Dia berharap dapat merealisasikan kesepakatan kerjasamanya tahun ini.

"Ini rencana B. Kami merasa kecewa kerjasama dengan BMI tidak tercapai, tapi kali ini kami kini tengah memasuki tahapan pembahasan lanjut. Kami harap ini dapat terwujud pada 2014," ungkapnya.

Tune Ins membatalkan rencananya untuk membeli 70% saham BMI pada 31 Desember 2013. Padahal saat itu perusahaannya telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Meski begitu, Tune Ins masih yakin bisa merealisasikan rencananya untuk memperoleh izin penyediaan asuransi di Indonesia.

Razman menjelaskan, selain di Indonesia, Tune Ins juga berharap dapat menyelesaikan kesepakatan pembelian 49% saham Osotspa Insurance Public Company Ltd di Thailand tahun ini. Saat ini, dia masih menunggu persetujuan dari otoritas keuangan Thailand.

Produk asuransi yang dijual seharga 1.500 hingga 6.000 ringgit itu merupakan hasil usaha patungan antara anak perusahaan Tune Ins, Tune Insurance Malaysia dan perusahaan konsultasi i-HR Consulting.

CEO Tune Insurance Daniel Su mengatakan, HR Risk Management menyediakan dana hingga 5 juta ringgit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya