Belanda merupakan kekuatan lama sepakbola Eropa. Tim ini telah mengikuti Piala Dunia sejak 1934, namun selalu tidak beruntung dan tidak pernah menjuarai Piala Dunia. Prestasi terbaik Belanda hanya menjadi Runner up pada Piala Dunia 1974 dan 1978. Penampilan terakhir Belanda cukup mengecewakan. Mereka tersingkir di babak kualifikasi Piala Dunia 2002, kalah bersaing dengan Porugal dan Republik Iralndia.
Langkah Belanda di Piala Dunia 2006 cukup berat. Setelah lolos dari Grup C, tim Marco van Basten harus bertemu Portugal. Melawan Portugal, Belanda lebih sering kalah: dalam 9 kali pertemuan, Portugal menang lima kali, Belanda hanya sekali. Kemenangan Belanda terhadap Portugal terjadi pada 1992, sewaktu kualifikasi Piala Eropa 1992. Sementara kemenangan terakhir tim Scolari atas Belanda terjadi di semifinal Piala Eropa 2004.
Tim Portugal Piala Dunia 2006 hampir sama dengan tim di Piala Eropa 2004. Sementara tim Belanda sudah lumayan berubah dengan tambahan pemain muda. "Kami tahu akan berhadapan dengan tim yang kuat, tapi punya pemain muda dan mereka juga tahu bahwa mereka tidak selalu bisa memenangkan pertandingan," kata Ruud van Nistelrooy.
Dibandingkan Portugal, tim Marco van Basten punya masalah dengan lini depannya yang hanya mencetak 3 gol. Nistelrooy tidak tampil bagus dalam pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2006. Ia kalah bersaing dengan Arjen Robben dan Van Persie. "Dia tidak bermain baik padahal mendapat dukungan dari sayap dan lapangan tengah. Sekarang tergantung Ruud untuk mengembangkan permainannya," kata Van Basten.
Dalam laga melawan Portugal, Van Basten tampaknya akan menurunkan Dirk Kuyt menggantikan Nistelrooy. Ia tetap akan mengandalkan Robben dan Van Persie untuk mengimplementasi permainan ofensif dari kiri dan kanan pertahanan lawan. Di lini belakang, J