Keluarga Indra, Penumpang Malaysia Airlines Enggan ke Malaysia

Keluarga Indra Suria Tanurisam menilai lebih baik menunggu kabar dari rumah sambil berkumpul bersama kerabat lainnya.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 09 Maret 2014, 23:30 WIB
Pesawat tersebut tak sempat memasuki wilayah udara China dan tak melakukan kontak dengan pengendali udara di Tiongkok.

Liputan6.com, Jakarta - Malaysia Airlines mengajak keluarga 7 penumpang asal Indonesia berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia. Tapi, tak semuanya bersedia. Keluarga Indra Suria Tanurisam menolak terbang ke Kuala Lumpur.

"Buat apa? Lebih baik di sini, kumpul bersama keluarga sambil menunggu kabar terbaru dari pihak Malaysia Airlines," kata adik Indra Suria, Iman di kediamannya, Jalan Berdikari, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (9/3/2014).

Iman mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar pesawat Boeing 777-200 hilang kontak. Dia baru mengetahui saat istri dari rekan Indra memberitahunya. "Dia ada urusan pekerjaan dari perusahaan swasta di Cibitung. Dia memang mau ke China," lanjutnya.

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 itu hilang kontak dengan Subang Air Traffic Control pada Sabtu 8 Maret 2014 sekitar pukul 02.40 waktu setempat atau sekitar 2 jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur.

Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan memusatkan pencarian di sekitar perairan Laut China Selatan. Bahkan TNI AL juga diterjunkan untuk membantu mencari pesawat itu.

Kapten pilot B-777-200ER MH370 itu adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah. Zaharie merupakan seorang warga negara Malaysia berumur 53 tahun, yang sudah bekerja untuk Malaysia Airlines sejak 1981 dan memiliki 18,365 jam terbang. (Mevi Linawati)

Baca juga:

Ketua RT: Keluarga Penumpang Malaysia Airlines Tak Mau Temui Tamu

Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang Pernah Alami Kecelakaan

WNI Keluarga 7 Penumpang Malaysia Airlines Diterbangkan ke KL

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya