Liputan6.com, Banyumas: Dinas Energi Sumber Daya Air dan Mineral Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat ini sedang meneliti suhu air di sejumlah lokasi di lereng Gunung Slamet. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan suhu air, menyusul meningkatnya aktivitas gunung tersebut. Hasilnya, suhu air terbukti memanas.
Suhu air di lereng Gunung Slamet normalnya adalah berkisar 45 hingga 50 derajat Celcius. Angka itu kini meningkat menjadi 51 hingga 52 derajat Celcius. Dinas setempat menyatakan akan terus memantau suhu guna mengetahui secara dini perubahan dan kandungan bahan kimia yang mengalir dari lereng gunung.
Saat ini, Gunung Slamet yang statusnya siaga tiga dalam kondisi tertutup kabut karena cuaca mendung. Namun, kawah gunung masih mengeluarkan asap putih yang menyembur hingga ketinggian 200 hingga 300 meter.(IKA/Mardianto)
Suhu air di lereng Gunung Slamet normalnya adalah berkisar 45 hingga 50 derajat Celcius. Angka itu kini meningkat menjadi 51 hingga 52 derajat Celcius. Dinas setempat menyatakan akan terus memantau suhu guna mengetahui secara dini perubahan dan kandungan bahan kimia yang mengalir dari lereng gunung.
Saat ini, Gunung Slamet yang statusnya siaga tiga dalam kondisi tertutup kabut karena cuaca mendung. Namun, kawah gunung masih mengeluarkan asap putih yang menyembur hingga ketinggian 200 hingga 300 meter.(IKA/Mardianto)