Liputan6.com, Jakarta: Terkait rencana kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, kepolisian akan memberikan pengamanan di sejumlah objek vital. Meski menolak memberikan keterangan secara detail perihal kekuatan pengamanan, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Abubakar Nataprawira menyatakan personel Polri telah siap diterjunkan.
Sejumlah tempat yang akan dikunjungi Hillary akan mendapat pengamanan ekstra guna menghindari segala kemungkinan ancaman. Selain akan mendatangi Departemen Luar Negeri dan Istana Merdeka, Hillary juga dijadwalkan berkunjung ke Gedung Arsip Negara dan Sekretariat ASEAN. Dari pantauan SCTV, suasana pengamanan tempat yang akan dikunjungi Hillary, Selasa (17/2) petang, tidak menunjukkan adanya pengamanan khusus oleh polisi.(ADO/Tri Wibowo dan Donvito Samartha)
Sejumlah tempat yang akan dikunjungi Hillary akan mendapat pengamanan ekstra guna menghindari segala kemungkinan ancaman. Selain akan mendatangi Departemen Luar Negeri dan Istana Merdeka, Hillary juga dijadwalkan berkunjung ke Gedung Arsip Negara dan Sekretariat ASEAN. Dari pantauan SCTV, suasana pengamanan tempat yang akan dikunjungi Hillary, Selasa (17/2) petang, tidak menunjukkan adanya pengamanan khusus oleh polisi.(ADO/Tri Wibowo dan Donvito Samartha)