Kebakaran Besar Mengancam Hutan Sulsel

Satelit NOAA merekomendasikan 16 titik api berpotensi membakar hutan Sulsel. Dinas Kehutanan Sulsel mengaku siap mengantisipasi, kendati fasilitas terbatas dan tak memadai.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 September 2001, 00:10 WIB
Liputan6.com, Makassar: Sebanyak 16 titik api (hot spot) mengancam ribuan hektare hutan Sulawesi Selatan akhir-akhir ini. Situasi tersebut melahirkan kekhawatiran lantaran bencana kekeringan mulai melanda. Buntut kondisi seperti ini bisa fatal, kebakaran besar bisa saja datang tiba-tiba. Menurut Kepala Dinas Kehutanan Sulsel Thamrin Lantara, pihaknya memperoleh data tersebut berdasarkan rekomendasi hasil pantauan satelit National Oceanic Atsmospheric Adminstration (NOAA), baru-baru ini.

Thamrin mengatakan, dalam rekomendasi NOAA, disebutkan beberapa daerah dari 16 titik api yang berpotensi membakar hutan Sulsel bagian utara, yakni, Hutan Sungai Tallang, Hutan Sungai Dango, daerah Luwu Utara, Hutan Kadugombo, perbatasan Sulsel dan Sulawesi Tengah, dan areal persawahan.
Thamrin juga menambahkan bahwa masing-masing titik api setidaknya mengancam seratus hektare areal hutan. Jika dibandingkan dengan luas hutan Sulsel secara keseluruhan, jumlah ini memang hanya setengahnya. Kendati demikian, Thamrin menambahkan, pihaknya tak akan membiarkan kebakaran meluas.

Sejauh ini, Dinas Kehutanan Sulsel telah membentuk pos komando yang disiagakan di tiap-tiap daerah rawan. Pihaknya juga mengimbau agar fasilitas pemadam kebakaran ditingkatkan. Sebab, Thamrin mengakui bahwa fasilitas yang ada sekarang sangat terbatas dan tak memadai untuk mengatasi kebakaran hutan yang luas.(SID/Iwan Taruna)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya