Korban adalah warga yang dalam perjalanan pulang setelah menonton dangdut. Saat lewat di depan padepokan SHT, mereka diserbu sekelompok orang bersenjata tajam dan membawa pentungan. "Anggota padepokan SHT menganggap mereka berasal dari perguruan pencak silat lain yang bermusuhan," kata Kepala Kepolisian Sektor Ajun Komisaris Polisi Sunarmin.
Hingga pagi ini, satu peleton anggota Kepolisian Resor Bojonegoro masih mengamankan lokasi kejadian. "Kalau sekarang kondisi sudah reda," kata Kapolsek Kedungadem. Sembilan anggota perguruan SHT dibawa ke Markas Polres Bojonegoro untuk dimintai keterangan.(YNI/ANTARA)
Advertisement