Satu Tewas Akibat Amukan Kelompok Silat

Massa perguruan pencak silat SHT di Bojonegoro, Jatim, mengamuk. Satu orang tewas dan 15 lainnya luka-luka. Hingga pagi ini, satu peleton personel Kepolisian Resor Bojonegoro masih mengamankan lokasi kejadian.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 September 2008, 10:35 WIB
Liputan6.com, Bojonegoro: Massa perguruan pencak silat SHT di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Jawa Timur, mengamuk, Sabtu (13/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Satu orang tewas dan 15 lainnya luka-luka. Lima korban menderita luka bacok serius dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sosodoro Djatikoesoemo. Sedangkan lainnya ke RS Aisyiyah dan RSU Sumberrejo.

Korban adalah warga yang dalam perjalanan pulang setelah menonton dangdut. Saat lewat di depan padepokan SHT, mereka diserbu sekelompok orang bersenjata tajam dan membawa pentungan. "Anggota padepokan SHT menganggap mereka berasal dari perguruan pencak silat lain yang bermusuhan," kata Kepala Kepolisian Sektor Ajun Komisaris Polisi Sunarmin.

Hingga pagi ini, satu peleton anggota Kepolisian Resor Bojonegoro masih mengamankan lokasi kejadian. "Kalau sekarang kondisi sudah reda," kata Kapolsek Kedungadem. Sembilan anggota perguruan SHT dibawa ke Markas Polres Bojonegoro untuk dimintai keterangan.(YNI/ANTARA)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya