Liputan6.com, Pangkalpinang: Penjualan novel Laskar Pelangi, sebuah karya best seller telah menembus 600 ribu eksemplar dengan cetak ulang yang ke-25. Sang penulis novel Andrea Hirata mengatakan capaian angka tersebut menorehkan catatan sejarah lantaran belum pernah dicapai novel-novel lain.
Andrea menambahkan, novel Laskar Pelangi akan dibuatkan film dengan sutradara Riri Riza dan Mira Lesmana. Dalam film itu ia mengaku tidak ingin terlibat. Namun setiap skenarionya harus dikonsultasikan kepada dirinya sebelum menjadi sekuel film.
Advertisement
Dari hasil royalti penjualan novelnya, Andrea mengaku mengantongi hampir Rp 4 miliar. Dana sebesar itu sebagian digunakan untuk kegiatan sosial. Di antaranya membuka rumah singgah yang memberikan pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, dan bahasa Inggris di Bandung, Jawa Barat. Andrea juga ikut menanggung biaya 30 siswa dari Belitung untuk ikut tes mendapatkan beasiswa dari sebuah perusahaan rokok di Pulau Jawa.
Sukses yang diraih Andrea menyebabkan novel Laskar Pelangi tidak hanya dibajak. Saat ini muncul penulis lain yang membuat judul novel dan tampilan mirip Laskar Pelangi. Namun Andrea menolak menyatakan perbuatan itu sebagai pelanggaran hak atas kekayaan intelektual. Hanya saja, menurut dia, dari sisi etika yang dilakukan penulis itu kurang pantas.(YNI/ANTARA)