Liputan6.com, Surabaya: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pembangunan jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sudah mencapai 87 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2008. "Insya Allah, tadi sudah dijanjikan oleh pemimpin proyeknya Jembatan Suramadu selesai Desember 2008," kata Wapres Kalla saat meninjau Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (6/4).
Pada kesempatan itu Wapres juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh orang yang terlibat dalam proyek Jembatan Suramadu ini. Wapres juga mengungkapkan kebanggaannya pada para insinyur Indonesia yang telah mampu melakukan alih teknologi membangun jembatan sepanjang 5,7 kilometer ini. "Kesulitan pembangunan Jembatan Suramadu ini bukan soal dana, tetapi masalah teknik, tanah dan sosial lainnya," ucap Wapres.
Advertisement
Menurut Wapres, pembangunan Jembatan Suramadu menelan biaya Rp 4,5 triliun. Bahkan, telah melewati masa jabatan lima presiden, yakni Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Sukarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono. Adapun mengenai kekurangan dana yang belum cair saat ini, Wapres mengatakan hal itu tidak perlu dikhawatirkan. "Untuk kekurangan dana sekitar Rp 900 miliar, semuanya masih dalam proses di Bappenas. Jangan khawatir, tak mungkin pemerintah biarkan tidak cair. Karena kalau tidak selesai lebih besar kerugiannya," ujar Wapres.
Lebih jauh Kalla menjelaskan, Jembatan Suramadu akan seperti jalan tol yang dipungut biaya. Kebijakan ini diambil buat menutup biaya pemeliharaan dan operasional lainnya. "Jembatan panjang seperti ini butuh pemeliharaan yang mahal, maka perlu biaya. Dan biar masyarakat disiplin, maka tentu harus ada biaya (dipungut biaya)," kata Kalla.(ANS/ANTARA)