Liputan6.com, London: Artis cantik Inggris Amy Winehouse tidak akan tampil pada ajang pemberian penghargaan musik bergengsi Grammy Awards tahun ini karena Kedutaan Besar Amerika Serikat di London menolak permohonan visanya. Namun, Kedubes AS di London dan Departemen Dalam Negeri di Washington menolak untuk memberikan komentar mengenai hal itu.
Penyanyi yang ditahan karena kedapatan memiliki obat terlarang (narkoba) itu mengaku kecewa. Tetapi menurut juru bicaranya, Amy menerima kebijakan itu dan akan berkonsentrasi untuk pemulihan dirinya.
Amy menjadi nominator untuk enam Grammy Awards yang acaranya akan digelar di Los Angeles, AS, Ahad (10/2). Lagu dan albumnya yang berjudul "Rehab" salah satunya masuk nominator "Record of the Year". Rencananya ia akan tampil dari studionya yang kemudian dipancarkan melalui satelit ke acara Grammy.
Wartawan hiburan BBC Colin Paterson mengatakan, "Penghargaan itu bagi Amy Winehouse akan menjadi salah satu yang paling berharga dari keseluruhan perjalanan kariernya." Ditambahkan Colin, penyanyi ini telah mensejajarkan diri dengan Aretha Franklin, Tina Turner, Jerry Lee Lewis, Little Richard, dan Herbie Hancock.(ADO/Antara)
Penyanyi yang ditahan karena kedapatan memiliki obat terlarang (narkoba) itu mengaku kecewa. Tetapi menurut juru bicaranya, Amy menerima kebijakan itu dan akan berkonsentrasi untuk pemulihan dirinya.
Amy menjadi nominator untuk enam Grammy Awards yang acaranya akan digelar di Los Angeles, AS, Ahad (10/2). Lagu dan albumnya yang berjudul "Rehab" salah satunya masuk nominator "Record of the Year". Rencananya ia akan tampil dari studionya yang kemudian dipancarkan melalui satelit ke acara Grammy.
Wartawan hiburan BBC Colin Paterson mengatakan, "Penghargaan itu bagi Amy Winehouse akan menjadi salah satu yang paling berharga dari keseluruhan perjalanan kariernya." Ditambahkan Colin, penyanyi ini telah mensejajarkan diri dengan Aretha Franklin, Tina Turner, Jerry Lee Lewis, Little Richard, dan Herbie Hancock.(ADO/Antara)