Korban Tabrakan KA di Slawi Bertambah

KA Empu Jaya bertabrakan dengan bus Sinar Jaya di Slawi, Jawa Tengah. Hingga saat ini korban tewas mencapai 14 orang. Polisi masih mengindentifikasi empat korban luka-luka yang dirawat di RS Slawi.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Agustus 2001, 17:27 WIB
Liputan6.com, Slawi: Korban tabrakan Kereta Api Empu Jaya dan bus Sinar Jaya, Rabu dini hari, di Desa Margasari, Slawi, Jawa Tengah, bertambah menjadi 14 orang [baca: Tabrakan KA-Bus, Belasan Penumpang Tewas]. Seorang korban yang meninggal Kamis sore, bernama Yulia Widiawati, warga Desa Wanasari, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Hingga kini jenazah Yulia belum bisa dipulangkan. Soalnya, Rumah Sakit Slawi kehabisan mobil jenazah. Bila tak ada halangan, Jumat ini almarhumah akan dibawa dengan menggunakan mobil jenazah dari RS Tegal.

Jajaran Kepolisian Sektor Kota Slawi masih mengidentifikasi empat mayat yang kini berada di RS Slawi. Menurut Direktur RS Slawi Bambang Priyono, apabila hingga Jumat ini belum ada anggota keluarga yang mengambil korban, pengelola rumah sakit akan memakamkannya. Sedangkan tujuh korban yang luka-luka yang dirawat belum diizinkan pulang. Penyebabnya, korban mengalami patah tulang yang cukup serius.

Seperti diberitakan, kecelakaan bermula ketika bus Sinar Jaya dari Jakarta menuju Purwokerto melintasi Pintu Kereta Klonengan. Tiba-tiba, KA Empu Jaya jurusan Pasar Senen-Lempuyangan, Yogyakarta, dari arah melintang menghantam bus. Penjaga pintu Slamet mengaku tak mendengar telepon dari Stasiun Bedor --stasiun terdekat-- bahwa kereta akan melewati jalur tersebut. Alhasil, penjaga yang saat itu dalam keadaan mengantuk tidak sempat menutup pintu kereta.(ULF/Sugihartono)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya