Liputan6.com, Padang: Ratusan warga Tionghoa di Padang, Sumatra Barat, menggelar tradisi Arak Kio, baru-baru ini. Kio atau kendaraan raja leluhur warga Tionghoa diarak keliling Kampung Cina di kawasan Pondok Padang. Sekitar 12 orang memikul Kio diiringi lengkingan suara breng-breng.
Biasanya, para penandu seperti dirasuki roh lain, seakan mereka tengah menandu seorang raja. Tapi, kini, tradisi Arak Kio digelar secara biasa tanpa unsur magis. Hanya untuk tetap melestarikan budaya yang sempat mati saat rezim Orde Baru dulu.
Setiap tempat peribadatan dan tempat usaha milik warga Tionghoa yang dilewati Kio akan mendapat berkah. Gunanya untuk mengusir pengaruh jahat yang bersarang di tempat tersebut. Tujuan lainnya, Kio dipercaya bisa membawa keberuntungan dapat membuat dagangan tambah maju.
Selain Kio, atraksi barongsai juga memeriahkan tradisi Tahun Baru Cina. Meski sempat menutup akses jalan selama beberapa jam, warga tetap antusias menyaksikan tradisi Arak Kio. Tradisi ini selalu digelar oleh himpunan marga Lie dan marga Kwee setiap tanggal 11 pada Tahun Baru Cina. Tradisi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang akan berakhir di hari kelima belas pada 9 Februari mendatang.(OMI/Arset Kusnadi)
Biasanya, para penandu seperti dirasuki roh lain, seakan mereka tengah menandu seorang raja. Tapi, kini, tradisi Arak Kio digelar secara biasa tanpa unsur magis. Hanya untuk tetap melestarikan budaya yang sempat mati saat rezim Orde Baru dulu.
Setiap tempat peribadatan dan tempat usaha milik warga Tionghoa yang dilewati Kio akan mendapat berkah. Gunanya untuk mengusir pengaruh jahat yang bersarang di tempat tersebut. Tujuan lainnya, Kio dipercaya bisa membawa keberuntungan dapat membuat dagangan tambah maju.
Selain Kio, atraksi barongsai juga memeriahkan tradisi Tahun Baru Cina. Meski sempat menutup akses jalan selama beberapa jam, warga tetap antusias menyaksikan tradisi Arak Kio. Tradisi ini selalu digelar oleh himpunan marga Lie dan marga Kwee setiap tanggal 11 pada Tahun Baru Cina. Tradisi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang akan berakhir di hari kelima belas pada 9 Februari mendatang.(OMI/Arset Kusnadi)