Liputan6.com, Cimahi: Kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi. Kali ini di Cimahi, Jawa Barat, sejumlah siswa kelas tiga sekolah menengah pertama mengeroyok seorang rekannya hingga babak belur. Ironisnya, aksi kekerasan itu terekam dalam video telepon genggam yang kini beredar luas di masyarakat.
Dalam video yang terekam melalui telepon genggam ini, terlihat dua siswa SMP sedang berkelahi di dalam ruang kelas. Sesaat kemudian, sejumlah siswa datang dan membantu salah seorang pelaku perkelahian. Pengeroyokan terus berlangsung, bahkan saat korban yang hanya seorang diri sudah terkapar.
Advertisement
Perkelahian ini diduga terjadi di SMP Negeri 3 Cimahi pada 23 Oktober silam. Pihak sekolah membenarkan aksi kekerasan yang terekam dalam video berdurasi satu menit itu.
Kepala Sekolah SMPN 3 Cimahi Hilda Hidayati mengaku sudah memanggil orangtua para siswa yang terlibat dalam perkelahian tersebut. Namun ia menegaskan tidak ada sanksi bagi para pelaku lantaran masalah ini dianggap selesai.
Sang kepala sekolah memang boleh mengatakan kasus tersebut sudah selesai. Tapi, tindakan kekerasan apa pun, seharusnya bisa dihindari jika sekolah memberikan pengawasan dan sanksi yang lebih ketat kepada para siswanya.(ANS/Patria dan Taufik Hidayat)