Liputan6.com, Sidoarjo: Eksekusi hukuman mati Sumiarsih dan anaknya Sugeng belum terlaksana hingga Jumat (18/7) dini hari. Hingga pukul 03.00 WIB, belum ada kepastian kedua terpidana mati pembunuhan keluarga Letnan Kolonel Purwanto itu. Buntutnya, puluhan wartawan hanya bisa menunggu di luar Rumah Tahanan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, tanpa kepastian.
Suasana serupa terjadi di kamar mayat Rumah Sakit dokter Soetomo Surabaya yang diduga akan dijadikan tempat otopsi kedua terpidana mati. Puluhan wartawan tampak resah menunggu kedatangan jenazah.
Advertisement
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Surabaya selaku eksekutor mengaku sudah bersiap dan tinggal menunggu perintah dari Kejaksaan Tinggi Jatim. Kepala Kejari Surabaya, Abdul Aziz, menyatakan Sumiarsih dan Sugeng sudah menerima keputusan eksekusi ini. Sumiasih sendiri meminta dikuburkan bersama almarhum suaminya yang meninggal pada 1992. Sdangkan Sugeng ingin dikubur di Jombang.(TOZ/Tim LIputan 6 SCTV)