Liputan6.com, Tulungagung: Puluhan sopir gabungan antarkota dalam provinsi (AKP) di Tulungagung, Jawa Timur, memarkir bus menyilang di tengah jalan raya, Kamis (29/5). Tak hanya itu mereka juga melakukan sweeping dan menurunkan paksa penumpang bus nakal yang menyerobot trayek dan menaikkan tarif seenaknya pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Bus yang sempat menjadi sasaran mereka adalah bus Pelita Indah dan Sri Lestari jurusan Surabaya-Tulungagung. Sebab kedua bus yang seharusnya hanya sampai di Tulungagung justru menaikkan penumpang menuju Trenggalek dengan tarif berbeda serta menaikkan tarif lebih dari 15 persen. Akibatnya puluhan penumpang merasa dirugikan karena telantar beberapa jam.
Advertisement
Penyerobotan trayek ini dilakukan bus-bus nakal itu sejak pemerintah menaikkan harga BBM. Mereka beralasan karena garasi busnya berada di Trenggalek sehingga mereka mengangkut penumpang jurusan Tulungagung-Trenggalek pada malam hari. Beruntung aksi sweeping ini tidak berujung pada kekerasan karena berhasil diamankan polisi.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, bus Sri Lestari Pelita Indah memang tidak mempunyai trayek untuk jurusan Surabaya-Tulungagung-Trenggalek. Untuk proses penyidikan sopir dan awak bus itu kini diperiksa di mapolres setempat.(IAN/Danang Sumirat)