Pengungsi Lapindo Makan Nasi Aking

Akibat jatah makan dihentikan PT Lapindo Brantas, sebagian pengungsi lumpur Lapindo di Pasar Baru Porong, Sidoarjo, Jatim. mulai mengonsumsi nasi aking. Pengungsi berharap agar jatah makan kembali diberikan PT Lapindo Brantas.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Mei 2008, 06:03 WIB

Liputan6.com, Sidoarjo: Kondisi sebagian pengungsi Lapindo yang tinggal di Pasar Baru, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, semakin memprihatinkan. Ini terjadi sejak dihentikannya jatah makan oleh PT Lapindo Brantas awal Mei lalu. Dari pantauan SCTV, belum lama berselang, warga terpaksa memasak nasi bekas yang sudah dikeringkan kemudian dimakan dengan campuran kelapa parut.

Nasi karak tersebut tidak hanya dikonsumsi oleh orang dewasa, anak balita dan orang tua juga terpaksa harus memakannya karena tidak ada lagi subsidi dari Lapindo. Warga sendiri mengaku sudah berusaha agar dapat menghidupi keluarganya termasuk mengemis di pinggir jalan Pengungsi Lapindo Terpaksa Mengemis .

Kini sebanyak 600 kepala keluarga di lokasi pengungsian Pasar Baru Porong hanya bisa berharap agar PT Lapindo Brantas mencabut kembali jatah makan. Mereka juga berharap agar PT Lapindo Brantas segera mengganti rugi rumah dan tanah mereka yang sudah tenggelam oleh lumpur.(IAN/Eko Yudho)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya