Rakyat merasa aspirasinya tak didengar pemerintah pusat. Dengan tetesan darah, mereka berharap nurani para pemimpin bisa terketuk dan tak menganggap aspirasi tersebut sebagai main-main.
Warga Yogyakarta Lakukan Aksi Cap Jempol Darah
Rakyat merasa aspirasinya tak didengar pemerintah pusat. Dengan tetesan darah, mereka berharap nurani para pemimpin bisa terketuk dan tak menganggap aspirasi tersebut sebagai main-main.
Diterbitkan 22 Desember 2010, 07:13 WIBPOPULER
Berita Terbaru
Intervensi AS-Jepang Mulai Kehabisan Tenaga, Yen Kembali Lesu
- 21 menit yang lalu
Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang
- 31 menit yang lalu
Luncurkan 10 Buku Karya Nyata, Bahlil Ceritakan Awal Mula Larangan Ekspor Nikel
- 36 menit yang lalu
Selesai Diuji, Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 Siap Beroperasi
- 50 menit yang lalu
Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Tertinggi, BPS Ungkap Datanya