Kebersamaan Paskah di Panti Asuhan

Tidak semua orang bisa merayakan Paskah di tengah hangatnya keluarga. Anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Si Boncel di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, merayakan paskah dengan lomba menghias telur.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Maret 2008, 12:54 WIB

Liputan6.com, Jakarta:
Jarum jam baru menunjukkan pukul 05.00 WIB. Bagi sebagian anak-anak, memang masih terlalu pagi untuk bangun. Tapi tidak bagi para ocah di Panti Asuhan Pondok Si Boncel di kawasan Lenteng Agung, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Setelah berdoa, mereka memulai aktivitas. Merapikan tempat tidur, lalu mandi. Demikian pantauan Liputan 6 SCTV di Pondok Si Boncel, Jumat (21/3).

Pagi itu, anak-anak lebih bersemangat karena akan merayakan Paskah dengan lomba menghias telur. Ada 98 anak dari bayi hingga usia enam tahun yang tinggal di Pondok Si Boncel. Di sini mereka tinggal, belajar, dan bermain. Di pondok ini, para pengasuh bertindak sebagai orang tua yang berperan penting untuk perkembangan anak. Mereka mendidik dan memberi pelajaran sikap serta perilaku untuk bekal hidup anak-anak kelak.

Bukan hal yang mudah mengasuh anak-anak dengan beragam latar belakang. Ada yang berasal dari keluarga tidak mampu, cacat, dan adapula yang dibuang oleh keluarganya. Diperlukan kesabaran ekstra menghadapi mereka yang tidak mendapat curahan kasih sayang orang tua. Sudah 36 tahun Pondok Si Boncel berdiri dan mengasuh ribuan anak. Tentu dengan harapan di kemudian hari anak asuhan Si Boncel berhasil hidup memasyarakat dengan masa depan yang lebih baik.(BOG/Teguh Dwi Hartono)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya