Logo Kaca dan Keramik Yotti Banyak Peminat

Sejak 25 tahun silam Yotti eksis menjalankan usaha pembuatan logo berbagai produk untuk souvenir. Usahanya tidak pernah sepi menerima pesanan, terutama dari pejabat yang sering ditemuinya.

oleh Liputan6Diterbitkan 11 November 2007, 14:26 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Tetap eksis dan banyak peminat. Itulah yang gambaran usaha pembuatan logo untuk produk kaca dan keramik milik Yotty Siti Juhro. Meski tergolong rumahan, usaha yang telah dirintis sejak 25 tahun silam ini tidak ikut terhempas badai krisis moneter 1998 silam. Bisnis yang berawal dari kerja sosial di lingkungan rumahnya ini tetap bisa berjalan. Bahkan perusahaan ini sekarang telah berskala internasional.

Menjalankan usaha ini sebenarnya sederhana. Setelah logo dan produk dipilih atas persetujuan klien, masuk pada tahap pencetakan. Logo yang telah dipesan ditempel pada permukaan produk. Agar awet tertempel, produk berbahan gelas harus melalui proses pembakaran dengan panas 650 derajat Celcius. Sedangkan pada keramik, suhunya harus mencapai 800 derajat Celcius.

Usaha ini selain menghasilkan keuntungan, juga telah bersumbangsih menolong masyarakat sekitar. Total, Yotty telah mempekerjakan delapan orang sebagai karyawan tetap dan puluhan lainnya sebagai karyawan kontrak. Dengan bantuan para pekerjanya itu, ia mampu memasarkan lebih dari 10 ribu produk dalam sebulan. "Banyak tetangga yang saya latih. Jika dalam produksi 10 ribu buah tanpa ada kegagalan, semua dapat bonus," urai Yotty.

Usaha itu juga tak terlepas dari koneksi luas yang dimiliki Yotty. Dia mengenal sejumlah pejabat lokal dan luar negeri seperti duta besar dari Thailand, Timor Leste, Srilanka, Lebanon. Lewat mereka, perusahaan-perusahaan besar yang berhubungan dengan minuman, bir, dan soda selalu memesan ke tokonya.

Kepercayaan sejumlah perusahaan itu lantaran kualitas yang selalu diusung Yotty dalam menjalankan bisnisnya. "Tidak pernah ada orang komplain ke saya tentang luntur logo. Saya suka cek. Saya quality control dua kali. Pertama kali sebelum dibakar. Yang kedua waktu barang ini sudah matang," tutur dia.

Ellen Meset yang menjadi salah seorang pelanggan dari Jayapura, Papua, mengaku puas dengan barang-barang Yotty. Dia menilai produk-produk tersebut tergolong unggulan, namun murah dan bermutu bagus. "Sejak tiga tahun lalu saya sudah punya hubungan dengan Ibu Yotti. Tidak kalah dari produk-produk besar juga. Ibu Yotti ini seorang wanita yang sudah melewati batas umur 50 tahun tapi masih giat bekerja mengentaskan kemiskinan dan jadi motivasi bagi ibu-ibu lain untuk bergerak maju dan mau bekerja keras," tutur Ellen.

Tersedia beragam produk antara lain gelas, piring, tempat tusuk gigi, asbak, teko, dan lain-lain. Tidak hanya menjemput bola dengan mendatangi konsumen, sehari-harinya ibu tiga orang putra ini juga rutin menerima pesanan yang datang ke rumah sekaligus workshop miliknya. Produk-produknya dipasarkan dengan harga termurah sekitar Rp 10 ribu untuk 1 jenis gelas berlogo minimalis hingga sekitar Rp 400 ribu untuk satu set peralatan minum teh dengan hiasan logo lebih rumit.

Untuk selanjutnya, sarjana muda dari Akademi Perbankan Indonesia ini tetap optimistis akan mampu bertahan menjalankan usahanya. Keyakinan itu tumbuh lantaran faktor kreativitas yang tidak terbatas dan terus berkembang. "Persaingan saya nggak ketat karena home industry yang membuat kualitas pabrik mungkin ada beberapa orang saja. Jadi saya nggak merasa takut kehilangan pemesan," kata Yotty.(YNI/Tim Usaha Anda)


Ibu Yotti Siti Djuhro
Jl. Swadaya No. 14. Pasar Minggu
Telepon: (021) 791 84567
HP: 08131111 400

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya