Yesa-Yesi Menghadap Sang Khalik

Bayi kembar siam Yesa-Yesi akhirnya meninggal di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakpus. Mereka sempat menjalani operasi pemisahan sebulan sebelumnya di rumah sakit yang sama.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 September 2007, 13:57 WIB

Liputan6.com, Palembang: Sebulan setelah menjalani operasi kembar siam, Yesa-Yesi akhirnya meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat. Yesi menghadap Sang Khalik, Sabtu (29/9) menyusul Yesa telah berpulang sehari sebelumnya. Menurut pihak rumah sakit, Yesa mengalami tekanan paru-paru sangat tinggi, sehingga sempat kritis selama sepekan sebelum menghembuskan napas terakhir. Hal ini juga dialami Yesi.

Kedua jasad bayi ini langsung dibawa ke kampung halaman di Kelurahan 26 Ilir, Palembang, Sumatra Selatan. Kedua jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Puncak Sekuning, Palembang, dalam satu liang.

Kembar siam Yesa-Yesi lahir di RS Muhammad Husein Palembang pada 1 September 2006 dalam keadaaan dempet di bagian perut. Keduanya mengalami kelainan jantung dan tidak memiliki organ hati. Mereka menjalani operasi pemisahan di RSCM Jakarta pada akhir Agustus silam. Bahkan, kondisi Yesa-Yesi sempat membaik pascaoperasi [baca: Kondisi Yesa dan Yesi Semakin Stabil].(RMA/Ajmal Rokian dan Yanuar Ichrom)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya