Tamara Fielding, Dalang Wanita yang Mendunia

Perempuan blasteran Indonesia dan Belanda berhasil mempopulerkan wayang di dunia internasional. Meski tak lagi berusia muda, jejak kaki Tamara Fielding di dunia wayang akan terus berlanjut.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Agustus 2007, 15:10 WIB

Liputan6.com, New York: Seorang perempuan blasteran Indonesia dan Belanda berhasil mempopulerkan wayang di dunia internasional. Bahkan wanita bernama Tamara Fielding ini sudah jatuh cinta dengan kebudayaan asli Indonesia ini dengan menjadi dalang. Padahal dia menetap di Long Island, New York, Amerika Serikat.

"Cinta saya terhadap budaya Indonesia tidak akan pernah luntur. Sebagai warga Indonesia, saya rasa memiliki sesuatu yang dibanggakan. Dengan menjadi dalang, saya ingin menjembatani budaya Barat dan Timur," ujar Tamara kepada reporter VOA Indonesia di New York, baru-baru ini.

Tamara mengenal wayang kulit pertama kali di perkebunan karet orang tuanya. Namun, perjalanan hidup membawa Tamara sempat melalui berbagai profesi hingga akhirnya memilih dalang. Dengan kemampuan bertutur serta pengetahuan seputar wayang, dia mampu sejajar dengan para dalang pria profesional.

Tamara memang penuh cita-cita. Bagi masyarakat yang mengenalnya, dia adalah aset berharga yang memberi keragaman dalam komunitasnya. Bahkan, waniya yang hobi berlayar dan ngebut di atas mobil corvett berupaya mewujudkan cita-citanya melalui kisah Si Kancil, hewan cerdas yang berhasil melewati berbagai tantangan hidup.

Kendati tidak lagi berusia muda, jejak kaki wanita kelahiran Cimahi, Jawa Barat ini di dunia wayang akan terus berlanjut. Max Fielding, sang suami tercinta selalu setia menemani dan mendukung profesi Tamara.(RMA/Tim VOA Indonesia)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya