Adalah Ryooh Matsumoto yang menjadi dalang pegelaran wayang kulit tersebut. Ketertarikan terhadap wayang kulit Jawa mendorong Matsumoto mengadopsi seni itu untuk menyampaikan cerita rakyat negerinya. Ia menyebut wayangnya, Nihon Wayang Kyokai.
Pesan serta cerita wayang Matsumoto memang tidak sepenuhnya dimengerti penonton. Sebab, dibawakan dalam bahasa Jepang. Namun, Matsumoto berhasil mempesona penonton dengan tata cahaya yang memikat dan tidak monoton. Dia juga menyuguhkan atraksi yang tidak lazim di sebuah panggung wayang kulit, seperti penari di belakang dan di depan layar.(BOG/Wiwik Susilo)
Advertisement