<i>Safari Trek</i>, Belajar Sekaligus Berwisata Alam

Berjalan santai menyusuri hutan di kawasan Taman Safari Indonesia akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Sambil mengisi liburan akhir pekan, Anda dapat mengikuti Safari Trek seharga Rp 20.000.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Juli 2007, 08:58 WIB
Liputan6.com, Bogor: Menikmati liburan dengan menyusuri keasrian alam di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor, Jawa Barat, sangat mengasyikkan. Anda dapat merasakan pengalaman ini saat mengikuti safari trek di sekitar hutan TSI pada ketinggian 1.046 meter di atas permukaan laut. Belum lama ini tim Melancong Yuk berkesempatan mengikuti aktivitas berbiaya Rp 20.000 tersebut.

Selama bersafari trek, Anda berinteraksi langsung dengan alam serta belajar mengenal dan mencintai beragam kekayaan yang dimiliki hutan hujan tropis. Kegiatan ini diadakan setiap Sabtu dan Ahad dengan mendaftar di loket sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Anda dibebaskan memilih dua rute yang disediakan. Pertama, rute kancil yang berjarak tiga kilometer atau kedua, rute macan tutul yang berjarak delapan kilometer.

Para peserta akan menjumpai berbagai jenis hewan dan tumbuhan di kawasan yang berhawa sejuk tersebut. Salah satunya kecubung (Datura Metel). Konon, air steril dari kuncup tanaman perdu itu berkhasiat membersihkan kornea cukup dengan meneteskannya ke mata.

Selain itu, Anda juga akan berkenalan dengan beberapa ekor lama. Hewan dari Timur Tengah itu memiliki keunikan. Mereka akan menyemburkan air dari mulutnya jika merasa terusik. Terlihat pula landak. Keunikan hewan ini adalah kemampuan mendirikan bulu-bulu mereka yang tajam jika diganggu. Bahkan, landak akan menembakkan bulu-bulu tersebut dalam kondisi yang semakin terancam.

Di lokasi wisata itu, selain menghilangkan penat, Anda juga dapat menikmati kesegaran Sungai Cisarua. Air kali yang masih jernih ini dipercaya mampu membuat awet muda bagi siapa pun yang membasuh mukanya.

Puas berjalan santai menyambangi hutan TSI di siang hari, kini saatnya mencicipi makanan asli Bogor. Adalah soto kuning khas Bogor yang biasa ditemui pada malam hari di sepanjang Jalan Suryakencana. Soto ini dibuat dari kuah santan yang dibubuhi kunyit hingga berwarna kuning. Isinya berupa daging dan jeroan yang diletakkan di atas wadah yang dialasi daun pisang.

Sebelum menyantap hidangan yang serupa dengan soto Betawi ini, Anda dapat memilih daging yang disukai. Ada babat, lidah, daging, urat, dan usus. Setelah itu, tukang soto akan memotong-motong dalam ukuran serasi dan menatanya dalam mangkuk. Sajian ini terasa lezat jika dilengkapi kecap manis, irisan seledri, bawang goreng, serta disiram kuah soto nan panas. Biasanya penjual menyediakan emping goreng atau emping jengkol sebagai penggugah selera.(RMA/Tim Melancong Yuk)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya